Ruang IBS
PROFIL RUANGAN IBS
Instalasi Bedah Sentral (IBS) kami hadir sebagai pusat layanan pembedahan terpadu yang memadukan keunggulan kompetensi medis dengan teknologi kedokteran mutakhir. IBS berkomitmen untuk memberikan pelayanan bedah yang aman, presisi, dan berfokus pada kenyamanan serta keselamatan pasien (patient safety).Kami melayani berbagai tindakan pembedahan, baik bersifat terencana (elektif) maupun darurat (cito). Tindakan pembedahan ditangani oleh kolaborasi dokter spesialis bedah berpengalaman, dokter spesialis anestesi, serta tim perawat mahir bedah yang bersertifikasi. Kamar operasi kami menerapkan sistem pembagian zona sterilisasi yang ketat untuk meminimalkan risiko infeksi nosokomial secara optimal. Kami memahami bahwa prosedur operasi dapat menimbulkan kecemasan. Oleh karena itu, seluruh tim kami dibekali dengan pendekatan yang ramah, komunikatif, dan suportif demi memberikan ketenangan bagi pasien dan keluarga tercinta.Di Instalasi Bedah Sentral, setiap detik dan setiap tindakan didedikasikan untuk keberhasilan pembedahan dan pemulihan kesehatan Anda yang sempurna.
VISI
Menjadi Instalasi Bedah Sentral yang unggul, terpercaya, dan modern dengan mengutamakan keselamatan pasien (patient safety)
MISI
- Pelayanan Prima: Menyelenggarakan pelayanan pembedahan dan anestesi yang aman, bermutu tinggi, dan responsif terhadap kebutuhan pasien.
- Teknologi & Kompetensi: Mengembangkan kompetensi berkelanjutan bagi tim medis (dokter dan perawat) serta menerapkan teknologi kedokteran terkini.
- Pencegahan Infeksi: Menerapkan prinsip sterilisasi dan pencegahan infeksi secara ketat dan konsisten di seluruh area kamar operasi.
- Sentuhan Humanis: Memberikan pelayanan yang profesional, komunikatif, dan penuh empati untuk memberikan ketenangan bagi pasien dan keluarga.
TUJUAN
1. Tujuan Umum:
Terselenggaranya pelayanan pembedahan yang optimal, aman, dan terintegrasi demi meningkatkan derajat kesehatan dan kepuasan pasien.
2. Tujuan Khusus:
- Mewujudkan angka kejadian infeksi daerah operasi (IDO) hingga tingkat paling minimal (zero accident infeksi)
- Menjamin ketepatan dan kepatuhan pelaksanaan Surgical Safety Checklist (Sign In, Time Out, Sign Out) pada setiap tindakan operasi.
- Meningkatkan efisiensi waktu tunggu operasi (menekan angka pembatalan atau penundaan operasi elektif).
- Menyediakan lingkungan kerja yang ergonomis, aman, dan kondusif bagi seluruh tim medis IBS.
MOTTO
"Safe Surgery, Saves Lives" (Bedah Aman, Selamatkan Kehidupan)
JENIS LAYANAN RUANG IBS
Seluruh proses pembedahan berjalan secara berkesinambungan dalam satu area terpadu:
- Ruang Pre-Operasi: Area persiapan yang menenangkan, tempat tim kami melakukan verifikasi keselamatan akhir secara komprehensif.
- Kamar Operasi Kamar Utama (Operating Theater): Dilengkapi dengan meja operasi ergonomis, lampu bedah LED modern, mesin anestesi mutakhir, dan peralatan monitor canggih.
- Ruang Pulih Sadar (Recovery Room): Area pemantauan pasca-operasi dengan pengawasan ketat dan intensif hingga kondisi pasien benar-benar stabil untuk dipindahkan.
PELAYANAN SELAMA BEDAH
Fase inti di mana tindakan pembedahan dan pembiusan berlangsung di dalam kamar operasi:
- Pemberian Anestesi: Pembiusan (total, regional, atau lokal) oleh Dokter Spesialis Anestesi dibantu penata anestesi.
- Pelaksanaan Time Out: Jeda waktu sesaat sebelum insisi (sayatan) kulit dimulai, di mana seluruh tim bedah melakukan konfirmasi identitas pasien, jenis operasi, lokasi anatomi, dan antisipasi risiko.
- Tindakan Pembedahan: Dokter spesialis bedah (operator) melakukan operasi dibantu oleh perawat instrumen (scrub nurse) dan perawat sirkuler (circulating nurse).
- Pelaksanaan Sign Out: Prosedur keselamatan akhir sebelum menutup luka operasi untuk memastikan kelengkapan jumlah kasa, instrumen, jarum, dan pelabelan spesimen jaringan.
Pelayanan Pasca-Bedah (Post-Operatif)
Fase pemulihan segera setelah operasi selesai:
- Perawatan di Ruang Pulih Sadar (Recovery Room / RR): Pemantauan ketat tanda-tanda vital, tingkat kesadaran (menggunakan Aldrete Score atau Steward Score), manajemen nyeri, dan komplikasi pasca-bius.
- Serah Terima Evaluasi: Setelah kondisi pasien stabil dan memenuhi kriteria keluar dari RR, pasien dipindahkan kembali ke ruang rawat inap, ICU/HCU, atau diperbolehkan pulang (One Day Care).
Jenis Alur Pelayanan Berdasarkan Sifat Urgensi:
- Pelayanan Bedah Elektif: Tindakan operasi berencana yang dijadwalkan terlebih dahulu. Pasien biasanya masuk ke IBS setelah melalui persiapan matang di ruang rawat inap.
- Pelayanan Bedah Cito / Emergency: Tindakan operasi darurat yang harus segera dilakukan untuk menyelamatkan nyawa atau mencegah kecacatan (misalnya kecelakaan, usus buntu pecah, atau persalinan darurat). Pasien langsung ditransfer dari IGD atau Ruang Bersalin ke IBS.