Biografi Sejarah Asmir
Dipublikasikan pada: 21 Jan 2026
Data Pribadi
- Nama: dr. H. Asmir
- Tempat, Tanggal Lahir: Pangkalan Kotabaru, 11 Juni 1930
- Meninggal: Semarang, 4 Juli 1994
- Ayah: Abd. Wahab
- Ibu: Ebe Ramza
- Istri: Hj. Rahelly
- Anak:
- drg. Riesmalia
- Ir. Anita Widianti, M.T
- Lukmanul Arsyad, S.E
Pendidikan dan Karir Militer
- Beliau lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tanggal 5 Agustus 1959.
- Mengikuti WAMILDA PA (Sekolah Perwira Tjadangan) dari 5 September 1959 hingga 25 Januari 1960 (pangkat SMJ. Siswa. Pa-Tja-Dar) dan diangkat sebagai Letnan Satu Tjadangan Wadjib Militer Darurat pada 19 Januari 1960.
- Mengikuti SUSLAPA KES angkatan ke III pada 18 Mei 1967 hingga 9 November 1967 dengan pangkat Major CDM.
Sejarah Pengabdian di Rumah Sakit
- Rumah Sakit Tk.IV 04.07.03 dr. Asmir berdiri tahun 1920 dan merupakan peninggalan Belanda.
- Pada tahun 1945, rumah sakit diserahkan kepada TNI AD dengan nama Rumah Sakit IV 731/ Rem 073 yang terletak di Jl. Dr. Moewardi No. 50 Salatiga.
- Pada tahun 1964, dr. Asmir ditugaskan menjadi kepala Rumah Sakit dengan pangkat Mayor CDM.
- Selama masa tugasnya, rumah sakit sangat dipercaya masyarakat karena beliau tidak mematok harga dan membiarkan pasien membayar semampunya.
- Beliau sempat menolak kenaikan pangkat yang mengharuskan pindah tugas karena ingin fokus memajukan Rumah Sakit IV 731/ Rem 073.
- Beliau pensiun dengan pangkat Letnan Kolonel CDM.
- Atas jasa-jasanya, pimpinan tertinggi AD mengabadikan namanya menjadi nama rumah sakit tersebut, yaitu Rumah Sakit Tk. IV 04.07.03 dr. Asmir Salatiga.