Waspada Demam Berdarah Mitos dan Fakta
Dipublikasikan pada: 05 Mar 2026
Waspada Demam Berdarah: Fakta & Mitos Seputar DBD
Oleh dr. Dara Indria & dr. Azmi Putri
Demam berdarah dengue adalah demam yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang membawa virus dengue (DENV). Penyakit ini umum ditemukan di daerah tropis dan subtropis di dunia dengan total kasus mencapai 100 juta kasus/tahun dan kematian 20-25.000 orang/tahun.
Faktor Risiko
Faktor lingkungan : nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus berkembang biak di tempat gelap dan lembab seperti genangan air, tempat sampah, pakaian yang digantung, dan bak air yang tidak dikuras.
Tanda & Gejala Awal :
1. Demam, bisa lebih 7 hari
2. Mual & muntah
3. Ruam kulit
4. Nyeri otot & sendi
Bahaya :
1. Nyeri perut
2. Muntah terus-menerus
3. Lemas
4. Penumpukan cairan di perut dan paru
5. Pendarahan gusi dan mimisan
6. Pembesaran hati
7. Peningkatan hematokrit, penurunan trombosit, peningkatan enzim hati
Mitos & Fakta terkait DBD
# Mitos 1 : DBD hanya bisa menyerang anak-anak. Fakta: Semua orang dari segala usia memiliki risiko yang sama mengalami DBD bila digigit nyamuk Aedes yang membawa virus Dengue. Risiko mengalami demam berdarah berat lebih tinggi pada golongan orang yang pernah sakit dengue sebelumnya, sistem imun lemah (lansia, obesitas, dan yang memiliki komorbid) dan anak-anak.
# Mitos 2 : DBD hanya terjadi sekali seumur hidup. Fakta: Seseorang bisa terkena DBD lebih dari sekali. Ada empat jenis virus dengue (DEN-1, DEN-2, DEN-3, DEN-4) artinya ada kemungkinan seseorang akan mengalami sebanyak empat kali DBD seumur hidupnya.
# Mitos 3 :Fogging sudah cukup untuk mencegah DBD. Fakta : Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, tidak membunuh telur dan jentik. Pencegahan paling efektif tetap PSN 3M Plus (menguras, menutup, mengubur, dan pencegahan tambahan).
# Mitos 4 : DBD adalah penyakit menular langsung antar manusia. Fakta : DBD tidak ditularkan dari orang ke orang secara langsung. Penyebaran hanya melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue.
# Mitos 5 : Nyamuk penyebab DBD hanya aktif malam hari. Fakta : Nyamuk Aedes aegypti penyebar virus dengue lebih aktif menggigit di pagi dan sore hari, bukan malam hari. Pagi sekitar pukul 08.00-11.00 dan sore pukul 15.00-17.00.
# Mitos 6 : demam sudah turun pada hari ke 4 tandanya sudah sembuh. Fakta : Pada DBD terdapat 3 fase yaitu fase demam, fase kritis dan fase pemulihan. Pada fase demam dimulai pada hari ke 4-7 yang biasanya di tandai dengan demam yang menurun dengan suhu 37-38o C.
Sumber :
Schaefer TJ, Panda PK, Wolford RW. Dengue Fever. [Updated 2024 Mar 6]. In: StatPearls.. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430732/
Kemenkes RI. Buku Saku Stop Demam Berdarah. 2019.
Kurniawan, W., & Agustini, A. (2021). Hubungan pengetahuan dan sikap keluarga terhadap pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue. Jurnal Health Sains, 2(3), 420–431.
N. A. Sugianto, “Pathophysiology of Dengue Haemorrhagic Fever,” World J. Pharm. Sci., vol. 10, no. 14, pp. 218–223, 2021.
Maulana, T., Rahmat, D., & Aulia, M. (2018). Perilaku masyarakat dalam pengendalian vektor DBD. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 7(4), 201–209.